Adek suka sekali kentut. Kentutnya seringkali nyaring dan tak jarang hanya baunya yang membahana ke mana-mana, dan yang paling keberatan dengan hal itu adalah, Kakak! Ya, kakak suka mengomel. Hahaha
Suatu malam menjelang tidur kakak dan adik berbaring saling membelakangi, adik bercerita dengan umi sedang kakak sudah terlalu mengantuk untuk menyimak. tiba-tiba kakak terduduk dan wajahnya jadi aneh dengan matanya yang melotot, dahi mengerut dan mulut yang monyong. kakak kenapa??
"hiiiih siapa kentuttt???"
adek tersenyum usil, "Maaa-aaap" sahutnya sambil cekikikan menutup mulutnya. sadar kentutnya yang samar masih mengundang masalah karena aromanya ternyata sangat kentara.
hahahahaaa....
"hiiihhh baunya deeeek!!"
tak berpanjang-panjang kakak kembali tidur membelakangi adik sambil manyun. adik masih terkikik usil.
tak berselang lama, tiba-tiba kakak terduduk lagi, kali ini langsung berteriak,
"adeeeeekkkkk!! baunya itu naaaa!!??"
adik hanya membuka mata sekejap lalu pejam lagi karena ia sudah hampir tertidur.
"kakak sudah dong, kan tadi adek sudah minta maaf,"
"tapi bau lagi miii, bau betulll.... umi ga cium kaah??"
*kipas angin mengarah ke kakak, umi gak kena anginnya, syukur deh ^_^)/"
"adeek, ade kentut lagi kaah??"
umi tanya ke adek yang dijawab lirih, "iyaaa... maap..."
orangnya sudah pulas. hehehe kasian adek sudah ngantuk, kasian kakak yang sudah sangat mengantuk harus dua kali dikagetkan kentut adek yang dahsyat. hahaha...
untungnya adek, tak pernah bohong soal kentut, kalau kentut pasti mengaku, kalau tidak pasti bilang tidak. apalagi kalau soal bau, pasti akan minta maaf seola-olah maafnya akan menghilangkan baunya, (:D)
"heeeemmmmhh.... ade kentut yaaa????"
"hihihihi... maaaaap!!!"
ade lewat di meja umi ngambil kue, menyisakan aroma khasnya tepat saat umi lagi nulis tentang aroma itu.
Suatu malam menjelang tidur kakak dan adik berbaring saling membelakangi, adik bercerita dengan umi sedang kakak sudah terlalu mengantuk untuk menyimak. tiba-tiba kakak terduduk dan wajahnya jadi aneh dengan matanya yang melotot, dahi mengerut dan mulut yang monyong. kakak kenapa??
"hiiiih siapa kentuttt???"
adek tersenyum usil, "Maaa-aaap" sahutnya sambil cekikikan menutup mulutnya. sadar kentutnya yang samar masih mengundang masalah karena aromanya ternyata sangat kentara.
hahahahaaa....
"hiiihhh baunya deeeek!!"
tak berpanjang-panjang kakak kembali tidur membelakangi adik sambil manyun. adik masih terkikik usil.
tak berselang lama, tiba-tiba kakak terduduk lagi, kali ini langsung berteriak,
"adeeeeekkkkk!! baunya itu naaaa!!??"
adik hanya membuka mata sekejap lalu pejam lagi karena ia sudah hampir tertidur.
"kakak sudah dong, kan tadi adek sudah minta maaf,"
"tapi bau lagi miii, bau betulll.... umi ga cium kaah??"
*kipas angin mengarah ke kakak, umi gak kena anginnya, syukur deh ^_^)/"
"adeek, ade kentut lagi kaah??"
umi tanya ke adek yang dijawab lirih, "iyaaa... maap..."
orangnya sudah pulas. hehehe kasian adek sudah ngantuk, kasian kakak yang sudah sangat mengantuk harus dua kali dikagetkan kentut adek yang dahsyat. hahaha...
untungnya adek, tak pernah bohong soal kentut, kalau kentut pasti mengaku, kalau tidak pasti bilang tidak. apalagi kalau soal bau, pasti akan minta maaf seola-olah maafnya akan menghilangkan baunya, (:D)
*****
"heeeemmmmhh.... ade kentut yaaa????"
"hihihihi... maaaaap!!!"
ade lewat di meja umi ngambil kue, menyisakan aroma khasnya tepat saat umi lagi nulis tentang aroma itu.
____
Tidak ada komentar:
Posting Komentar